LAMPUNG UTARA — Upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mempercepat pembangunan infrastruktur jalan terus dilakukan. Tidak hanya mengandalkan kemampuan fiskal daerah, pemerintah daerah juga aktif mendorong dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat melalui berbagai program pembangunan infrastruktur.

Dua ruas jalan yang menjadi perhatian yakni Ruas Bernah–Kalicinta dan Ruas Ketapang–Gunung Betuah, yang direncanakan mendapat dukungan pendanaan pemerintah pusat melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) Kabupaten Lampung Utara, Drs. Kadarsyah, saat meninjau kegiatan preservasi jalan bersama Project Officer BPJN Lampung, Budianto.
Usulan Rp49,9 Miliar untuk Masing-Masing Ruas
Menurut Kadarsyah, kedua ruas tersebut telah direncanakan untuk diusulkan melalui program pemerintah pusat. Besaran pagu yang diusulkan mencapai Rp49,9 miliar untuk masing-masing ruas.
“Ruas Bernah–Kalicinta dan Ketapang–Gunung Betuah rencananya akan didanai pemerintah pusat melalui program IJD,” ujar Kadarsyah.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDA BMBK Lampung Utara, Iko Erza Haritius, ST., MT., yang turut mendampingi kegiatan tersebut menambahkan, nilai usulan untuk masing-masing ruas diperkirakan sebesar Rp49,9 miliar.
“Kita doakan saja semoga rencana ini bisa segera terwujud, sehingga penanganan kedua ruas jalan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” katanya kepada awak media.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat penting dalam mempercepat penanganan infrastruktur jalan, mengingat kebutuhan pembangunan jalan di Lampung Utara cukup besar dan harus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
40 Paket Kegiatan, 12 Paket Masuk UKPBJ
Di sisi lain, terkait progres kegiatan pembangunan dan penanganan infrastruktur jalan yang saat ini sedang berjalan, Kadarsyah menyampaikan bahwa terdapat sekitar 40 paket kegiatan yang masuk dalam proses lelang.
“Jumlahnya sekitar 40 paket kegiatan,” jelas Kadarsyah ketika ditanyakan mengenai paket pekerjaan yang sedang berlangsung.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 kegiatan telah berada di UKPBJ untuk diproses lebih lanjut, dengan total nilai sekitar Rp190 miliar.
Pembiayaan kegiatan tersebut bersumber dari Dana Pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) serta Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Lampung Utara.
Dengan adanya berbagai sumber pembiayaan tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur jalan dapat terus bergerak dan menjangkau ruas-ruas jalan yang menjadi prioritas masyarakat.
Pelaku Konstruksi Beri Apresiasi
Upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan jalan juga mendapat apresiasi dari pelaku jasa konstruksi di Lampung Utara.
Salah satu pelaku jasa konstruksi yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha dan Kontraktor (GPK) Lampung Utara, yang akrab disapa Bang Deni, memberikan apresiasi positif terhadap kinerja Bupati Lampung Utara Dr. Hamartoni Ahadis bersama jajaran, khususnya Dinas SDA BMBK dalam mendorong pembangunan infrastruktur jalan.
“Kami tidak hanya mengkritik kegagalan, tetapi kami juga harus memuji keberhasilan kepala daerah dalam hal pembangunan, khususnya pembangunan jalan,” ujar Bang Deni.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat yang dampaknya dapat dirasakan langsung, baik untuk mobilitas warga maupun aktivitas perekonomian.
Ia juga berharap organisasi perangkat daerah lainnya dapat mengikuti langkah tersebut dengan lebih aktif mencari dan menjemput peluang pembiayaan dari pemerintah pusat.
“Saya juga berharap dinas-dinas yang lain jangan hanya berharap DAU, tetapi berupaya menjemput dana dari pusat. Jangan hanya datang, duduk, diam atau D3,” tegasnya.
Jangan Hanya Menunggu, Jemput Anggaran Pusat
Dorongan tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan pembangunan Lampung Utara sangat besar, sementara kapasitas fiskal daerah memiliki keterbatasan.
Karena itu, strategi mencari sumber pembiayaan alternatif, baik melalui program pemerintah pusat maupun skema pembiayaan lainnya yang sesuai dengan ketentuan, menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat pembangunan.
Rencana pengusulan dua ruas jalan melalui program IJD, puluhan paket kegiatan yang masuk proses pengadaan, serta dukungan pembiayaan dari pinjaman SMI dan DAU menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk terus menggerakkan pembangunan infrastruktur.
Bagi masyarakat, pembangunan jalan bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Jalan yang baik berarti akses yang lebih mudah, distribusi barang yang lebih lancar, aktivitas ekonomi yang semakin bergerak, dan pelayanan pemerintah yang semakin dekat dengan kebutuhan rakyat.
Tagar:
#LampungUtara, #PembangunanJalan, #InfrastrukturLampungUtara, #IJD, #BernahKalicinta, #KetapangGunungBetuah, #SDABMBK, #BinaMarga, #BPJNLampung, #UKPBJ, #SMI, #DAU, #PembangunanDaerah, #PelakuKonstruksi, #GPKLampungUtara











