
Tanjung Balai — Kondisi SD Negeri 017128 yang berada di Jalan Mawar, Dusun IV Sei Serinda, Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara, memunculkan keprihatinan mendalam. Bangunan sekolah yang rusak parah serta dugaan kurangnya perhatian pihak sekolah membuat masyarakat setempat resah.
Informasi awal terkait kondisi sekolah tersebut diterima oleh DPC LSM ELANG MAS Kota Tanjung Balai, yang mendapatkan laporan dari warga mengenai minimnya transparansi anggaran dan keterbukaan informasi publik di sekolah tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Ketua DPC LSM ELANG MAS Tanjung Balai, Irham Siregar, pada 2 Desember langsung turun ke lokasi bersama tim investigasi. Hasil peninjauan memverifikasi laporan warga — bangunan SD 017128 tampak hancur dan tidak layak, seolah tidak mendapat perhatian dari pihak sekolah.
> “Kita melihat langsung kondisi sekolah ini rusak berat. Kita mempertanyakan ke mana dana perbaikan sekolah dan dana BOS dialokasikan,” ujar Irham Siregar kepada wartawan, Selasa (3/12).
Tim LSM ELANG MAS juga mencoba menemui Kepala Sekolah, Mohammad Thohir, namun tidak mendapati keberadaannya di sekolah. Saat dihubungi melalui WhatsApp, panggilan dijawab oleh istrinya.
> “Mas, suami saya lagi keluar,” jawab sang istri ketika dihubungi.
Menurut Irham Siregar, pihaknya sudah berulang kali berupaya melakukan audiensi maupun konfirmasi dengan Kepala Sekolah, namun tidak pernah mendapat respons.
> “Sudah berkali-kali kita coba hubungi untuk konfirmasi, tapi tidak ada itikad baik. Kami akan kumpulkan semua data dan segera melaporkan temuan ini kepada Aparat Penegak Hukum di Kota Tanjung Balai,” tegas Irham.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Sekolah M. Thohir tidak merespons panggilan maupun pesan WhatsApp dari awak media sebagai upaya konfirmasi sebelum berita dikirim ke redaksi.
—
#TanjungBalai, #LSMElangMas, #SD017128, #Pendidikan, #DanaBOS, #IrhamSiregar, #MohammadThohir, #SekolahRusak, #TransparansiAnggaran, #BeritaIndonesia,

















