• Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Histori
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Potret Buram
  • Sosial
  • index
Berita Indonesia
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ragam
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ragam
No Result
View All Result
Berita Indonesia
No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Histori
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Potret Buram
  • Sosial
  • index
Home Daerah

Petani Singkong Ragukan Efektivitas Kesepakatan Harga Rp1.350/kg, Pemerintah Diminta Bertindak Nyata

berita-indonesia.com

Redaksi Berita Indonesia by Redaksi Berita Indonesia
September 15, 2025
in Daerah, Ekonomi, Gubernur Lampung, Nasional, Pertanian, Sosial
0
Petani Singkong Ragukan Efektivitas Kesepakatan Harga Rp1.350/kg, Pemerintah Diminta Bertindak Nyata
199
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung –
Kesepakatan harga singkong Rp1.350 per kilogram dengan toleransi refraksi maksimal 15% yang ditandatangani Gubernur dan Bupati se-Lampung bersama Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menuai sorotan tajam dari petani. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Surat Kesepakatan Kementerian Pertanian Dirjen Tanaman Pangan No. B-2218/TP.220/C/09/2025.

Alih-alih memberikan kelegaan, sebagian petani justru meragukan efektivitas surat tersebut. Pasalnya, di lapangan harga singkong masih jauh dari harapan.

Petani Merasa Hanya Janji Tanpa Kekuatan

Yudi Irawan, Koordinator Asosiasi Petani Singkong Indonesia (APSI), menyebut bahwa kesepakatan tersebut hanya bersifat formalitas dan tidak memberikan kepastian hukum.

> “Itu hanya kesepakatan, tidak memiliki kekuatan hukum. Faktanya, harga singkong yang diterima petani di lapangan masih sekitar Rp500 per kilogram. Jauh dari angka yang disepakati,” ujarnya melalui sambungan telepon, Minggu (14/9/2025).

 

Menurut Yudi, kondisi ini semakin menekan petani. Dengan biaya pupuk, ongkos tenaga kerja, hingga transportasi yang terus meningkat, harga Rp500/kg jelas membuat petani merugi.

Harga Singkong di Titik Terendah

Data di lapangan menunjukkan, harga singkong yang diterima petani berada di titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Petani mengaku hasil panen mereka tidak lagi sebanding dengan biaya produksi.

Banyak petani bahkan mulai beralih ke tanaman lain yang dianggap lebih menguntungkan, meskipun Lampung dikenal sebagai sentra produksi singkong terbesar di Indonesia.

“Kalau begini terus, petani singkong bisa gulung tikar. Padahal singkong selama ini jadi penopang ekonomi rumah tangga di desa,” tambah Yudi.

Kelemahan Kesepakatan Harga

Sejumlah pengamat pertanian menilai, ada beberapa kelemahan mendasar dari kesepakatan harga singkong ini:

1. Tidak Mengikat Secara Hukum – Tidak ada payung regulasi yang memaksa pabrik atau industri pengolahan untuk mengikuti harga kesepakatan.

2. Tidak Ada Sanksi – Perusahaan bebas membeli di bawah harga kesepakatan tanpa konsekuensi hukum.

3. Tidak Menyentuh Akar Masalah – Persoalan tata niaga singkong dan lemahnya posisi tawar petani terhadap industri belum diatasi.

 

Langkah Nyata yang Seharusnya Dilakukan Pemerintah

Agar kebijakan harga singkong benar-benar dirasakan petani, sejumlah langkah alternatif seharusnya ditempuh oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah.

1. Buat Regulasi yang Mengikat

Kesepakatan harus ditindaklanjuti dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) atau Peraturan Bupati (Perbup) agar bersifat mengikat secara hukum.

 

2. Bentuk Badan Penyangga Harga

Pemerintah melalui BUMD dapat berperan sebagai pembeli singkong dengan harga acuan. Badan ini berfungsi menjaga stabilitas harga dan mencegah permainan pasar oleh industri.

 

3. Transparansi Refraksi

Refraksi kadar air dan kotoran sering dijadikan alasan pabrik untuk menekan harga. Harus ada lembaga penguji kualitas independen agar penentuan refraksi lebih adil.

 

4. Penguatan Koperasi Petani

Pemerintah perlu mendorong terbentuknya koperasi singkong agar petani memiliki posisi tawar lebih kuat dalam bernegosiasi dengan pabrik.

 

5. Diversifikasi Pasar

Membuka akses ekspor singkong atau produk turunannya (tapioka, bioetanol, pakan ternak) agar petani tidak hanya bergantung pada industri lokal.

 

6. Subsidi Produksi dan Insentif

Memberikan subsidi pupuk, bibit unggul, hingga insentif bagi petani yang mampu menghasilkan singkong berkualitas sesuai standar industri.

 

Desakan dari Petani

APSI menegaskan, jika pemerintah tidak segera mengambil langkah nyata, gelombang protes dari petani singkong tidak bisa dihindarkan.

> “Kami hanya ingin harga yang adil, setidaknya bisa menutup biaya produksi dan memberi sedikit keuntungan. Kalau pemerintah serius, seharusnya ada regulasi jelas, bukan sekadar kesepakatan di atas kertas,” tegas Yudi.

 

Kesimpulan

Surat kesepakatan harga singkong yang dikeluarkan pemerintah pusat bersama daerah saat ini belum menjawab keresahan petani. Tanpa adanya regulasi mengikat dan mekanisme pengawasan yang jelas, kebijakan tersebut hanya akan menjadi dokumen formalitas.

Petani kini menunggu langkah nyata pemerintah, agar komoditas singkong—yang selama ini menjadi penopang ekonomi jutaan keluarga di Lampung—tidak terus berada di ambang krisis.

682
Tags: berita indonesiaHarga singkongLampungPetaniSingkong
Previous Post

Tan Malaka – Madilog Sang Revolusioner

Next Post

Investigasi: Telur Setengah Butir di MBG Lampung Utara, Potensi Rugi Negara Miliaran Rupiah?

Redaksi Berita Indonesia

Redaksi Berita Indonesia

Next Post
Investigasi: Telur Setengah Butir di MBG Lampung Utara, Potensi Rugi Negara Miliaran Rupiah?

Investigasi: Telur Setengah Butir di MBG Lampung Utara, Potensi Rugi Negara Miliaran Rupiah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ASN Kena Non Job, ini Aturannya

ASN Kena Non Job, ini Aturannya

September 3, 2022
Viral,  Video Mesum Siswi SMP di Lampung Utara

Viral, Video Mesum Siswi SMP di Lampung Utara

Agustus 2, 2024
Viral Vidio Mesum Dengan Siswi SMPN di Lampura di Duga Adalah Laki-laki Dewasa

Viral Vidio Mesum Dengan Siswi SMPN di Lampura di Duga Adalah Laki-laki Dewasa

Agustus 2, 2024
Dugaan Perbuatan Asusila dan Beredarnya Video Asusila oleh Salah Satu Kepala Dinas di Lampung Utara

Dugaan Perbuatan Asusila dan Beredarnya Video Asusila oleh Salah Satu Kepala Dinas di Lampung Utara

Mei 14, 2025
Antusiasme Warga Tanjung Aman, Atasi Saluran Tersumbat

Antusiasme Warga Tanjung Aman, Atasi Saluran Tersumbat

1
Pencatutan Nama Untuk Parpol Terjadi Di Lampung Utara, Korbannya Wartawan Lokal

Pencatutan Nama Untuk Parpol Terjadi Di Lampung Utara, Korbannya Wartawan Lokal

1
Viral Vidio Mesum Dengan Siswi SMPN di Lampura di Duga Adalah Laki-laki Dewasa

Viral Vidio Mesum Dengan Siswi SMPN di Lampura di Duga Adalah Laki-laki Dewasa

1
Dit Polairud Polda Lampung ungkap Penyelundupan 149.000eko Benih Lobster

Dit Polairud Polda Lampung ungkap Penyelundupan 149.000eko Benih Lobster

1
Komplek Marelan Poin Diduga Jadi Sarang Judi Tembak Ikan dan Dingdong, APH Polsek Medan Labuhan Disorot

Komplek Marelan Poin Diduga Jadi Sarang Judi Tembak Ikan dan Dingdong, APH Polsek Medan Labuhan Disorot

April 17, 2026
Terungkap! Undangan ‘Evaluasi Kinerja’ Berujung Padel Mewah di Bali Saat Antrean BBM Mengular

Terungkap! Undangan ‘Evaluasi Kinerja’ Berujung Padel Mewah di Bali Saat Antrean BBM Mengular

April 17, 2026
Tiga Advokat Nyatakan Dukungan,

Tiga Advokat Nyatakan Dukungan,

April 11, 2026
Judi Dadu Putar di Warung “Pak Kulit” Kian Merajalela, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

Judi Dadu Putar di Warung “Pak Kulit” Kian Merajalela, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

April 11, 2026

Recent News

Komplek Marelan Poin Diduga Jadi Sarang Judi Tembak Ikan dan Dingdong, APH Polsek Medan Labuhan Disorot

Komplek Marelan Poin Diduga Jadi Sarang Judi Tembak Ikan dan Dingdong, APH Polsek Medan Labuhan Disorot

April 17, 2026
Terungkap! Undangan ‘Evaluasi Kinerja’ Berujung Padel Mewah di Bali Saat Antrean BBM Mengular

Terungkap! Undangan ‘Evaluasi Kinerja’ Berujung Padel Mewah di Bali Saat Antrean BBM Mengular

April 17, 2026
Tiga Advokat Nyatakan Dukungan,

Tiga Advokat Nyatakan Dukungan,

April 11, 2026
Judi Dadu Putar di Warung “Pak Kulit” Kian Merajalela, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

Judi Dadu Putar di Warung “Pak Kulit” Kian Merajalela, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat

April 11, 2026

PT. BERITA INDONESIA NEWS

Alamat Redaksi : JL. Sedap Malam Tanjung Senang Bandar Lampung

Kategori

  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Gubernur Lampung
  • Histori
  • Hukum
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • PIKADA
  • Politik
  • Potret Buram
  • Ragam
  • Sosial

Recent News

Komplek Marelan Poin Diduga Jadi Sarang Judi Tembak Ikan dan Dingdong, APH Polsek Medan Labuhan Disorot

Komplek Marelan Poin Diduga Jadi Sarang Judi Tembak Ikan dan Dingdong, APH Polsek Medan Labuhan Disorot

April 17, 2026
Terungkap! Undangan ‘Evaluasi Kinerja’ Berujung Padel Mewah di Bali Saat Antrean BBM Mengular

Terungkap! Undangan ‘Evaluasi Kinerja’ Berujung Padel Mewah di Bali Saat Antrean BBM Mengular

April 17, 2026
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Front Page
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami

Hak Cipta berita-indonesia.com © 2022 - 2024 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ragam
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Histori
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Pertanian
  • Potret Buram
  • Sosial
  • index

Hak Cipta berita-indonesia.com © 2022 - 2024 Web Development PT.TAB