LAMPUNG UTARA (berita-indonesia.com) :
Kerajinan tangan setriming, seperti sulam, renda di taplak meja menjadi pilot Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMAN 1 Bukit Kemuning.
Humas SMAN 1 Bukit Kemuning, Yurna, di ruang kerjanya beberapa waktu lalu mengatakan pilot projek pembelajaran P5 di Tahun Ajaran (TA) 2024/2025 yang di pilih adalah kerajinan tangan setriming.
“Pengenalan kerajinan tangan setriming
menjadi pilihan kami dalam projek P5. Dengan itu, kami berharap anak didik dapat lebih kreatif membuat produk yang lebih bernilai guna secara ekonomis,” ujarnya.
Pengenalan tentang ilmu terapan tersebut, merupakan bagian integral dari Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang diterapkan di sekolah.
“Dengan Penerapan kurikulum merdeka, diharapkan anak didik dapat berperilaku sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti kemandirian dan berfikir kreatif, ” kata dia.
Untuk diketahui, tujuan pembelajaran P5, diarahkan membentuk siswa beriman, bergotong royong, mandiri, berfikir kritis dan kreatif. Karenanya, penerapannya tidak hanya terintegrasi dalam pembelajaran setiap mata pelajaran.
Tetapi juga memiliki alokasi waktu khusus, dengan memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap melalui interaksi dengan teman, guru, dan tokoh masyarakat sekitar.
Pembelajaran P5, merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar.
Karenanya, pendekatan pembelajarannya, berbasis projek (project-based learning), yang berbeda dari pembelajaran berbasis proyek di dalam kelas. YUD

















